Friday, August 7, 2009

Bagaimana Melacak Pemilik Blog 'Nur Din M Top'?


Kamis, 30/07/2009 10:04 WIB, detikinet.com,
Jakarta - IDSIRTII,
Pihak berwajib saat ini mungkin tengah dibuat bertanya-tanya mengenai siapa sebenarnya sosok di balik blog yang mengaku memuat pengakuan Abu Mu'awwidz Nur Din bin Muhammad Top. Upaya boleh saja dilakukan, namun sepertinya tantangannya pun berat.

Pasalnya, pernyataan resmi yang dikatakan dibuat oleh pihak yang bertanggung jawab atas pemboman di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton tersebut dipublikasikan lewat blog. Nah, blog ini sifatnya sangat bertolak belakang dengan situs web, sebab asal usul pemiliknya mudah disembunyikan.

Menurut IGN Mantra, Analis Senior Keamanan Jaringan dan Pemantau Trafik Internet ID-SIRTII, kepemilikan identitas siapa pemilik suatu blog itu merupakan otoritas dari pemilik layanan. Jadi, jika blog 'Nur Din M Top' beralamat di http://mediaislam-bushro.blogspot.com, maka si pemilik layanan adalah blogspot.

Dengan demikian, jika pihak berwajib Indonesia ingin meminta data siapa pemilik blog tersebut, maka harus melakukan negosiasi dulu dengan perusahaan yang juga milik Google tersebut.

"Namun melacak siapa pemiliknya sepertinya sulit, sebab bisa saja anonymous atau dipalsukan identitasnya ketika mendaftar untuk membuat blog tersebut," ujarnya kepada detikINET, Kamis (30/7/2009).

Hal ini berbeda ketika melakukan pelacakan terhadap sebuah situs web. Sebab, identitas si pemiliknya lebih jelas dan bisa dilacak melalui database Whois. "Kalau di situs web lebih jelas, seperti daftarnya di mana, bayar berapa dan hosting di mana. Ini berbeda dengan blog yang sulit nge-trace-nya," pungkasnya.

Namun jika pihak berwajib Tanah Air penasaran dan ingin memperluas penyelidikan terhadap blog ini pun sebenarnya tak ada salahnya. Daripada tak ada usaha sama sekali.

Sebelumnya, masyarakat Indonesia dikejutkan oleh kemunculan blog ini di tengah misteri siapa pelaku bom JW Marriott dan Ritz Carlton. Kelompok dalam blog tersebut mengatasnamakan diri sebagai Tanjim Al Qo'idah Indonesia dan mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom di kedua hotel mewah tersebut.

No comments: