Friday, August 7, 2009

Internet Indonesia Dibombardir 800 Ribu Kali Saat Pilpres


Senin, 13/07/2009 08:37 WIB, detikinet.com,
Jakarta-ID-SIRTII
, Lembaga Pengawas Infrastruktur Internet Indonesia melakukan pemantauan trafik internet sepanjang Pemilihan Presiden, Rabu 8 Juli 2009, selama 24 Jam non stop. Pemantauan ini digunakan untuk mengetahui pola trafik selama pilpres, apakah semakin naik atau bahkan menurun

Analis Senior tentang Keamanan Jaringan dan Pemantau Trafik Internet ID-SIRTII, IGN Mantra CEH mengatakan bahwa pemantauan trafik internet Indonesia dilakukan mulai pukul 00.00 tanggal 8 Juli 2009 sampai dengan pukul 00.00 tanggal 9 Juli 2009.

Pemantauan menggunakan 9 sensor hardware tersebar ke internet service provider (ISP) yang besar-besar saja. Namun trafik internet tersebut dikatakan sudah cukup mewakili 80% trafik yang berjalan saat ini di Indonesia. Sensor ini juga dibantu oleh software yang dapat menganalisa anomali kepada paket-paket data yang lewat apabila terjadi penyimpangan di dalam pengirimannya.

Mantra memaparkan lebih lanjut tentang analisa pemantauan ini adalah sebagai berikut: Total Serangan kepada infrastruktur internet Indonesia sebanyak 807.062 kali. Hal ini didominasi oleh ISP terbesar di Indonesia yang terkena serangan tersebut berjumlah 277.548 kali.

Dari 9 sensor yang dimonitor oleh ID-SIRTII, ISP tersebut menempati Top 1 dari 9 ISP yang lain, dan yang paling sedikit adalah sebanyak 2.476 kali, dari 10 model macam serangan internet.

Serangan yang paling digemari adalah SQL heap-based overflow attempt mencapai 25%, atau para hacker mencoba-coba untuk mengirim SQL injection yang akan mengganggu bila SQL injection berhasil di inject ke dalam web system.

"Sejauh mana kerusakan dan dampaknya belum ada laporan lebih lanjut," tukasnya dalam keterangannya kepada detikINET, Senin (13/7/2009). ( ash / ash )

No comments: