Friday, August 7, 2009

Ledakan Malware, Pemerasan, Persaingan Bisnis Hingga Berbau Politis


Selasa, 04/08/2009 11:40 WIB, Penulis: IGN Mantra - detikinet,
Jakarta - Malware atau biasa disebut Malicous Ware, yakni sebuah program jahat yang sengaja dikembangkan oleh para hacker untuk menyerang obyek-obyek sistem internet. Malware ini dapat merusak sistem, melumpuhkan sistem atau program tersebut dapat digunakan untuk mengontrol sistem host yang diinginkan.

Malware memang dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Pertama, hanya untuk mengganggu sistem internet tanpa mengambil keuntungan, hacker hanya membuat kerusakan pada sebuah sistem, biasanya karena alasan politis, tersinggung karena suatu hal.

Ada beberapa kasus malware yang dikirim ke negara tertentu karena pernyataan-pernyataan pemimpin negaranya yang menyinggung negara lain, sehingga para hacker ramai-ramai mengirimkan malware ke berbagai sistem internet negara tersebut.

Kedua, mengganggu sistem internet untuk mendapat keuntungan. Hal ini sudah dilakukan oleh mafia hacker Rusia untuk minta bayaran 1 juta Euro kepada salah satu situs judi online negara Beruang Merah tersebut dengan ancaman akan melumpuhkan server situs judi tersebut sehingga pelanggan tidak dapat bermain dan pasti akan membuat kekacauan.

Biasanya para hacker ini berkumpul dan mencari celah (vulnerability) sistem server internet yang dijadikan target untuk dijadikan sasaran mengambil keuntungan.

Ketiga, malware digunakan untuk persaingan bisnis dengan menyerang situs-situs yang mengancam keberadaannya disertai harapan situs pesaingnya tersebut rusak dan ditinggalkan oleh pelanggannya.

Nah, malware ini bekerja berdasarkan pesanan, untuk merusak obyek salah satu sistem, melumpuhkan bahkan dapat membunuh alias memformat seluruh obyek vital sistem tersebut.

Malware dapat masuk dari mana saja, paling mudah adalah user internet mengklik link internet yang biasa dikunjungi. Bahkan situs-situs legitimate, biasanya adalah situs-situs yang paling digemari user sebagai contoh situs pornografi, mp3 gratis, gambar-gambar kartun, berbagai tools yang membantu user dll.

Bisa juga lewat email yang disebar dan yang paling sering adalah lewat flash disk, bahkan software bajakan yang banyak dijumpai di pasaran tanpa disadari oleh user tersebut juga punya kontribusi untuk penyebaran malware.

Statistik & Pengamanan

Jumlah malware dari tahun ke tahun semakin membengkak seiring dengan meningkatnya kebutuhan orang akan internet. Dari data statistik malware yang dikumpulkan dari internet, jumlah malware di tahun 2000 yang dapat terdeteksi sebanyak 5 buah malware per hari, di tahun 2007 sudah terdeteksi sebanyak 1.431 malware per hari, dan di awal tahun 2008 sudah terdeteksi lebih dari 12.000 malware perhari.

Sementara sampai Juni 2008 sudah lebih gila lagi, yakni terdeteksi 684.318 malware per hari, dan sampai bulan April 2009 sudah mencapai 1 juta malware lebih. Benar-benar pertumbuhan yang fantastis.

Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana kita dapat mengurangi dampak dari kerugian malware tersebut. Tentu ada beberapa cara.

1. Tidak mendownload file, program atau apapun yang sembarangan dari internet. Apalagi dari link-link yang tidak jelas asal usulnya.

2. Tidak langsung membuka email yang dikirim ke mail box kita. Sebaiknya di-scan dulu dengan antivirus yang cukup mumpuni, tentu saja tidak anti virus bajakan.

3. Tidak membeli software-software bajakan (tidak bermaksud promosi), karena biasanya dari sini malware tersebut dapat menyebar tanpa kita ketahui.

4. Memperkuat pertahanan system jaringan kita dengan menambah firewall dsbnya agar terhindar dari malware jahat tersebut.


*) Penulis adalah IGN Mantra, Analis Senior Keamanan Jaringan dan Pemantau Trafik Internet ID-SIRTII. ( ash / ash )