Sunday, June 12, 2011

40 Kampus Gabung Indonesia Academic CERT/CSIRT Pe

Rabu, 01/06/2011 10:15 WIB
40 Kampus Gabung Indonesia Academic CERT/CSIRT
Penulis: IGN Mantra - detikinet

Jakarta - Lantaran semakin besarnya tantangan untuk memerangi kejahatan di dunia internet, maka sekitar 40 universitas bergabung menjadi satu komunitas sebagai Indonesia Academic CERT/CSIRT yang dicanangkan di kampus ITS Surabaya.

Sebelumnya, sudah terbentuk Academic CERT yang dimotori oleh 14 universitas swasta dan negeri yang ingin fokus untuk memerangi kejahatan cyber khususnya yang berasal dari kampus. Tidak hanya itu, CERT/CSIRT kampus diharapkan memperbesar sisi penelitian di bidang sekuriti oleh mahasiswa dan dosen serta memperkuat keamanan informasi minimal di kampus masing-masing.

Untuk itu dianggap perlu sebuah wadah yang menampung aspirasi keamanan informasi ini, tidak hanya sebatas mengamankan aset informasi penting yang ada di kampus, seperti nilai, skripsi, thesis dan disertasi, course ware, serta properti digital lainnya.

Sehingga momen untuk berkumpul, saling bertukar pikiran baik antar kampus lokal, nasional dan internasional sangat dibutuhkan agar cross border internet dan termasuk kejahatannya dapat dikendalikan dengan baik.

Hal yang paling penting dari adanya CERT kampus ini adalah adanya Point of Contact bila terjadi insiden keamanan internet baik di kampus itu sendiri maupun insiden yang disebabkan dari kampus tersebut sehingga koordinasi yang terjadi antar kampus jauh lebih mudah dan cepat.

Bayangkan bila informasi dari kampus berubah karena di-hack, nilai tidak ada yang benar, pembayaran kuliah kacau, kuliah terhenti, dan imbas negatif lainnya. Sehingga hal-hal yang sangat mengerikan terjadi ini dapat dihindarkan secara dini.

Kampus sebagai cikal bakal para pemimpin di negara ini menjadi pusat keamanan informasi dari dalam kampus, dan seyogyanya menjadi contoh bagi masyarakat lain agar terhindar dari segala macam bentuk kejahatan internet.

Dan tentu saja, media ini dapat memberikan pengertian/awareness agar mahasiswa kita tidak menjadi black hacker yang akan membahayakan dirinya dan kampus di mana mereka bernaung.

No comments: