Saturday, August 16, 2014

'Samurai Cyber' Jepang Siap Unjuk Gigi di Bandung

Jakarta - Untuk ketiga kalinya, para ahli keamanan internet asal Jepang akan berbagi ilmu di Indonesia. Kali ini, ada dua 'samurai cyber' Jepang yang diturunkan untuk menggembleng jawara khusus Programming Java di Bandung.


Menurut IGN Mantra, Ketua Indonesia Academic Computer Security Incident Response Team (ACAD-CSIRT), kegiatan tersebut akan berlangsung pada 31 Mei hingga 2 Juni 2012 mendatang.

Dua orang pakar yang bernama Masaki Kubo dan Yozo Toda tersebut berasal dari Japan Computer Emergency Response Team (JPCERT). 

"Pelatihan akan berkonsentrasi ke basis Java programming, yang menurut pengamatan mereka mayoritas banyak digunakan akademisi dan praktisi di Indonesia," imbuh Mantra kepada detikINET.

Mereka berharap bantuan dari Jepang ini tidak disia-siakan oleh para programer, akademisi dan praktisi. Sebab jauh-jauh mereka datang dari Negeri Sakura untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dan tentu untuk pondasi dan kemajuan cyber security Tanah Air.

Mantra mengatakan bahwa kali ini program penggemblengan bidang secure coding akan lebih lama dari yang sudah-sudah, mengingat banyak materi dan animo masyarakat Indonesia sejak tahun lalu yang sudah dilaksanakan di ITS Surabaya, Jawa Timur.

Menurut diskusi yang dilakukan antara para ahli pemrograman di dunia bahwa tidak cukup para programmer hanya bisa membuat program atau coding saja, karena di antara 10 ribu baris coding pasti ada vulnerability (celah) untuk dapat ditembus oleh paraattacker.

"Sehingga dari sekian juta baris coding pasti ada ratusan bahkan ribuanvulnerability coding di dalamnya. Nah, hal ini yang akan dilatih oleh para samurai cyber Jepang untuk melindungi baris coding yang lemah ini," lanjut Mantra.

Harapannya adalah ke depan, para jawara cyber security ini dapat melindungi aset informasi dalam bentuk baris coding yang ditanam di perusahaan mereka bekerja maupun di setiap institusi, baik di kampus, pemerintahan dan swasta. 

"Indonesia akan menjadi negara yang kuat di bidang cyber security dan aplikasi telematika, menyamai India yang sudah sangat banyak menghasilkan aplikasi dan ahli programmer yang dipakai di seluruh dunia," Mantra menandaskan.

Untuk mengikuti penggemblengan oleh dua 'samurai cyber' Jepang ini dapat melakukan register online di sini.