Wednesday, July 12, 2017

Petya or Not Petya, Virus/Worm Menghebohkan Negara & Dunia Cyber Akhir Juni 2017



Petya or Not Petya, sebutan dari Ransomware jenis baru yang menyerang komputer dan server.
Uniknya Ransomware ini memblokir komputer/server dengan meng-encrypt boor sector, sehingga seluruh file/document tidak bisa dibuka, mereka meminta tebusan sebesar 300 USD lewat bitcoin.

Mengapa disebut Not Petya karena memang ransomware jenis baru, mereka tidak lagi menyerang file tetapi menyerang boot sector, mereka menahan decryption key, sejauh ini tidak ada jaminan decrytion key tersebut benar, karena mereka sendiri tidak tahu decryption key nya seperti apa ? decryption dibuang begitu saja dan tidak disimpan dalam database tertentu seperti Ransomware "WannaCry".

Ransomware ini menyebar pertama kali (muncul), Selasa 27.06.2017di perusahaan oil and gas Ukraina dan Rusia dan menyebar terus ke Polandia, Italia, Jerman, Inggris, Perancis, USA dan negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Karena Indonesia masih dalam masa liburan Lebaran sampai dengan 2 Juli 2017, belum tampak kejadian yang luar biasa akibat penyebaran "NotPetya" ini. Kita akan lihat nanti setelah seluruh industri dan perkantoran buka kembali pada Senin, 3 Juli 2017, apakah dampak "NotPetya" akan mempengaruhi bisnis di Indonesia.

Kominfo lewat Menkominfo mengadakan Pers Release untuk masyarakat Jumat kemarin 30 Juni 2017 terhadap penyebaran "NotPetya" ini, sejauh mana antisipasi nya belum terlalu kelihatan karena memang sedang suasana libur lebaran. Pers Release ini dihadiri oleh para media massa, Menkominfo Rudiantara, dan Dirjen Apikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan.

Kita tunggu dampak penyebaran "NotPetya" ini pada Senin, 3 July 2017.

IGN Mantra, Cyber Security Lab., Perbanas Institute.

No comments: