Saturday, March 24, 2018

Apakah data Facebook bisa digunakan untuk memenangkan Pilpres & Pilkada?


Beberapa hari lalu tersiar kabar bahwa data facebook bocor dan dapat digunakan untuk pemenangan pemilu presiden USA Donald Trump seperti yang dilansir beberapa media terkemuka di USA.
Mengapa bisa demikian ? Berkat salah seorang whistle blower di Christopher Wylie, mantan pegawai Cambridge Analytica yang bekerja sama dengan tim kampanye Donald Trump membocorkan skandal ini.

Jawaban dari pertanyaan diatas Apakah data Facebook bisa digunakan untuk memenangkan Pilpres & Pilkada ? bisa ya bisa tidak.
Bisa Ya, bila populasi pengguna facebook Indonesia yang besar sama dengan jumlah pemilik suara yang akan ikut pilkada dan pilpres.
Bisa Tidak, bila populasi pengguna facebook Indonesia bukan pemilik suara seperti yang diperkirakan.

Nah apa betul data Facebook bisa digunakan ? jawaban, bisa saja digunakan bila si pemilik data memiliki profile lengkap terhadap user facebook, sebagai contoh, untuk menjual camera seharga 50 juta rupiah tidak mudah di Indonesia, tetapi bila si sales memiliki profile para user facebook yang suka kamera digital dan mewah, berorientasi hasil yang maksimal, merupakan para photographer professional dan amatir, para blogger facebook,  instagram kamera dan photography, para penikmat photography. Tidak sulit bagi sales tersebut untuk menawarkan dan memberikan demo hasil jepretan kamera 50jt tersebut dan menjualnya.

Kembali kepada data facebook yang dapat digunakan untuk memetakan profile para pemilik suara untuk Pilpres dan Pilkada dapat dijadikan amunisi untuk mendulang suara pemilihnya dan sekaligus memenangkannya.

URL : https://inet.detik.com/cyberlife/d-3927407/facebook-dan-mark-zuckerberg-dihantam-krisis?_ga=2.86273434.360711365.1521785753-1097097774.1521785753

No comments: