Wednesday, April 4, 2018

Heboh Korban Skimming di ATM Perbankan Nasional

Jakarta, 4 April 2018, 14:15



Baru saja kemarin 3 April 2018, Polisi menangkap beberapa warga negara asing pelaku skimming, pelaku dari beberapa negara di dunia seperti Bulgaria, Chile, Taiwan dan WNI.

Total pelaku yang telah ditangkap oleh Polda Metro Jaya terkait skimming ini berjumlah 12 orang, dengan rincian 5 WN Bulgaria, 4 WN Hongaria, 1 WN Chile, 1 WN Taiwan, dan 1 WN Indonesia. 

Sumber :

https://news.detik.com/berita/d-3951715/polisi-tangkap-lagi-4-wna-pelaku-skimming?_ga=2.234449694.1089247953.1522825723-1097097774.1521785753

Comments yang diperlukan :

1. Bagaimana menurut anda fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat ? 
2. Apakah sudah sangat rentan (vulnerable) mesin2 ATM di tanah air ini ?
3. Apakah hal ini sepenuhnya menjadi tanggung-jawab pihak Bank ?
4. Bagaimana peranan kita sebagai user terhindar dari skimming ATM ?
5. Apa yang harus dilakukan oleh Bank dengan insident skimming ini ?
6. Perlukah mengganti kartu ATM dengan chips ?
7. Adakah teknologi lain untuk ATM saat ini dengan teknologi lain ?

62 comments:

Unknown said...

Nama: Bheli Isya Kurniawan Koloay
NPM : 4515210016

1. Karena adanya pemberitahuan dari Internet dan Televisi

2. Iya karena banyak mesin ATM ditempatkan ditempat yang sepi dan kurang pengawasan

3. Iya sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak bank

4. Untuk mencegah skimming, nasabah diminta untuk berhati-hati dalam bertransaksi. Hindari menggunakan mesin ATM di tempat yang sepi, untuk meminimalisir kejadian penyalinan data karena mesin tersebut kurang pengawasan.

Selain itu jangan pernah berikan informasi PIN kepada siapapun. Jika bertransaksi harus ditutup supaya orang lain tidak lihat.

5. Dengan rutin memeriksa semua atm serta memberikan edukasi kepada nasabah dengan sms atau yang lainnya

6. Perlu

7. Pembayaran via internet banking atau bitcoin

Unknown said...

Nama : Rohmat Nico Wijaya
NPM : 4515210069

Jawab :
1. Karena kurangnya pengawasan ketat oleh beberapa pihakyang bertanggung jawab akan mengamankan data tersebut.
2. Cukup rentan dikarenakan kurangnya pengawasan.
3. Itu memang tanggung jawab dari pihak bank akan tetapi pihak aparat intelejen yg mengawasi data-data tersebut.
4. Menggunakan pin yg rumit atau sulit ditebak dan tidak mempublikasi data-data kita sendiri .
5. Mengawasi aliran data tersebut dan mengenkripsi data tersebut dengan metode terbaik.
6. Bisa perlu bisa tidak, karena tergantung kebijakan bank dan kebutuhan pengguna
7.Teknologi DESlock adalah teknologi terbaru saat ini yang mungkin bisa digunakan pihak bank untuk mengamankan atm

Mimin Lintang said...

Nama : Lintang Sakti K.S
NPM : 4515210041
1. Fenomena Skimming adalah fenomena tindak kejahatan yang marak terjadi sejak 2010. Jika alat ini benar-benar tidak ditindak lanjuti maka mesin ATM terutama di Indonesia tidak aman.

2. Mesin ATM di tanah air ini tidak semuanya memiliki keamanan tingkat tinggi.

3. Hal ini tidak sepenuhnya menjadi pihak bank. Nasabah yang menggunakan layanan juga harus menjaga serta mengikuti aturan yang sudah ada pada ATM yang mereka pakai.

4. Peranan kita agar terhindar dari kejadian skimming yaitu cek terlebih dahulu kondisi fisik mesin ATM, apakah mesin tersebut tidak ada hal yang aneh pada kondisi fisiknya.

5. Nasabah harus lebih berhati-hati ketika mau mengambil uang pada mesin ATM dan perhatikan sekitar daerah mesin ATM.

6. Jika kejadian skimming makin menyebar, maka dibutuhkan penggantian menjadi chips

7. Setau saya tidak adalagi selain mengganti kartu ATM menjadi chips.

Unknown said...

Nama: Faiz Naufal Muhammad
NIM: 4514210023

1. Karena sudah berkembangnya teknologi jadi informasi cepat menyebar
2. Iya mungkin, melihat yang melakukan skimming berasal dari berbagai negara, menandakan Indonesia lebih rentan
3. Mungkin, pihak bank harus lebih meningkatkan sistem keamanan mereka
4. Mencari mesin atm yang ramai atau yang sekiranya tidak mudah untuk orang melakukan skimming
5. Meningkatkan sistem keamanan mereka, dan meminta maaf kepada nasabah
6. Boleh saja dilakukan, karena jika dilakukan pun bukan merupakan sebuah kerugian
7. Yang saat ini banyak digunakan orang adalah hal semacam bitcoin

Unknown said...

Andri Supriyanto 4515210009

1. Yaa karna menyebar dengan cepat melalui media.

2. Karena ada beberapa ATM berada di tempat yang sepi.

3. Iya. Sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak bank

4. Harus lebih berhati-hati lagi. Dan jangan mudah terpercaya kepada orang yang baru kenal.

5. Lebih sering memberi info kepada nasabah. dan meningkatkan sistem keamaanan pada sebuah ATM yang berada di tempat sepi.

6. Perlu

7. Sudah cukup

hadi said...

Nama : Hadi Muammar Saleh
NPM : 4515210028

1. Menurut saya bagus, karena semua pengguna atm jadi bisa lebih waspada.

2. Mungkin sudah sangat rentan, karena mesin2 atm di indonesia banyak di tempat2 yg sepi penjagaan.

3. Iya, hal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab bank. Karena bank harus selalu mengecek atmnya apakah ada kendala atau tidak. Supaya pengguna atm tidak dirugikan.

4. Untuk terhindar dari skimming kita bila melakukan penggunaan mesin atm sebaiknya di perhatikan terlebih dahulu mesinnya apakah ada yg aneh atau tidak lalu waspada menggunakan mesin atm pada tempat yg sepi.

5. Bank harus selalu mengecek semua mesin atmnya supaya tidak ada kejadian ini lagi.

6. Perlu

7. Mungkin ada. seperti nomor 6 kartu atm di ganti dengan chips.

Unknown said...

1. Karena kurangnya pengawasan yang ketat dari pihak bank pada penempatan mesin ATM yang bisa mengakibatkan terjadinya hal2 yang dapat menyebabkan kriminalitas.
2. Ya, sangat rentan sekali karena hampir setiap tahun kejadian skimming ini seringkali terluang.
3. Tidak, karena bukan hanya pihak bank yang dapat bertanggung jawab jika terjadinya kejadian skimming tetapi dibutuhkannya pengawas mesin ATM agar dapat menghindari kejadian seperti itu lagi.
4. Kita harus berhati-hati dalam menggunakan kartu ATM kita dimanapun dalam setiap pengambilan uang serta mengganti dengan chip AMV.
5. Melakukan pengawasan terhadap tempat mesin ATM yang telah disediakan oleh bank dengan menyiapkan alat-alat yang berfungsi untuk mengawasi dan menghindari terjadinya skimming.
6. Sangat perlu karena kebanyakan chip pada kartu ATM yang kita miliki tidak sepenuhnya memiliki chip yang bagus dan rentan untuk di bobol.
7. Ada, tetapi saya belum tahu.

4515210048 - Muhammad Argha Purnama Putra


Unknown said...

Iqbal Gibran
4515210035

1. Fenomena skimming ini beredar dengan cepat disebabkan karena lemah nya pengawasan terhadap akun nasabah oleh bank yang menjaga

2. Sudah rentan karena para pelaku skimming bisa dengan mudah mendapat akun nasabah

3. Dalam kasus ini pihak bank bertanggung jawab sepenuhnya karena tidak bisa menjaga akun

4. Kita sebagai nasabah harus lebih berhati-hati dalam membuat dan menjaga akun. Selalu menjaga password dan bertanya ke bank mengenai akun kita

5. Bank harus lebih ketat dalam mengawasi akun nasabah dan ATM yang ada. Disetiap setelah proses transaksi selalu memeriksa akun nasabah.

6. Pemakaian chips tergantung kebutuhan nasabah, jika memang diperlukan boleh digantikan

7. Ada. Kita bisa menggunakan e-banking untuk bisa mengawasi akun kita sendiri..

Unknown said...

Nama : Ayasy syahidul hayyi
Npm : 4515210012


1. Fenoma yang sangat berbahaya karena akan banyak kerugian yang dihasilkan, apalagi pelaku tersebut bukan orang indonesia, Indonesia perlu memperkuat pertahan cyber yang ada.

2.sangat rentan sekali, keamanan yang dimiliki oleh mesin atm saat ini belum terlalu kuat, selain itu lemahnya pengasawan terutama di public area yang sangat ramai

3.Bukan hanya pihak bank yang bertanggung jawab, user juga bertanggubg jawab, user tidak boleh sembrono ketika memakai atm, selain itu pemerintah juga harus bertanggung jawab

4.user tidak boleh sembrono menggunakan mesin atm, selalu cek jika ada kejanggalan di mesin atm. jika ada kejanggalan segera laporkan ke petugas yang berwenang


5.melakukan pengecekan yang rutin ke seluruh mesin atm yang mereka punya, selain itu juga memperkuat layanan keamanan yang mereka miliki

6.perlu, agar transaksi lebih aman dan nyaman

7.ada beberapa teknologi lain seperti mobile banking, mata uang kriptografi, mata uang virtual seperti gopay dll

Unknown said...

Nama : Arie Suryapratama
NPM : 4515210011

1. Bagaimana menurut anda fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat ?
Jawab : Penomena ini beredar dengan cepat diakibatkan orang orang hacker dari negara lain yang sudah menguasai hacker dengan pro dan sistem keamanan yang di terapkan masih di bawah rata rata yang mudah untuk di tembus oleh orang orang hacker dari negara lain.

2. Apakah sudah sangat rentan (vulnerable) mesin2 ATM di tanah air ini ?
Jawab : iyah berdasarkan yang saya alami langsung mesin mesin atm di negara ini sudah sangat rentan untuk di sadat terbukti selepas saya melakukan penarikan di salah satu atm di alfamart jagakarsa dalam waktu beberapa menit sajah uang saya tiba tiba hilang dan dsitu saya merasa bingung kenapa uang saldo bisa hilang ternyata setelah saya cek di struk keluar setelah saya penarikan berselang beberapa menit dri itu langsung keluar struk penarikan hacker.

3. Apakah hal ini sepenuhnya menjadi tanggung-jawab pihak Bank ?
Jawab : Setelah saya analisis memang ini bisa menjadi dari kesalahan dari pihak bank yang kurang tertib dalam dalam melakukan security nya.

4. Bagaimana peranan kita sebagai user terhindar dari skimming ATM ?
Jawab : ya peranan kita sebagai user dsini kita harus lebih tertib lagi dalam pemakaian atm ini soalnya tindak kejahatan sekarang ini sudah meraja lela kita harus bisa melakukan septi lagi.

5. Apa yang harus dilakukan oleh Bank dengan insident skimming ini ?
Jawab : pihak bank seharusnya menelusur lebih lanjut lagi insiden seperti ini permasalahannya apa dan setelah diketahui permasalahannya pihak bank harus segera memperbaharui sistem ini supaya tidak terjadi lagi penyadapan dengan skiming ini.

6. Perlukah mengganti kartu ATM dengan chips ?
menurut saya tidak perlu karena kalo chip ini bentuk nya yang terlalu kecil jadi akan menyulitkan pemakaiannya bagi user yang masih awam.

7. Adakah teknologi lain untuk ATM saat ini dengan teknologi lain ?
Jawab : setau saya untuk saat ini belum ada untuk di indonesia.

Unknown said...

Nama : Busthomi Yuliansah
Npm : 4515210019

1. Karna lemahnya pengawasan yang berada di dalam ataupun diruangan pada mesin atm sehingga pelaku skimming dengan mudahnya melakukan aksi tersebut

2. Sudah sangat rentan terutama pada mesinya tersendiri karna dalam beberapa mesin di atm di wilayah jakarta saja banyak beberapa sistem keamananya masih lemah ataupun sudah ada yang rusak

3. Sebenarnya tidak juga, terutama WNI tersendiri harus sadar akan adanya fasilitas umum untuk dapat ambil peran dalam menjaga fasilitas umum

4. Kita harus benar-benar teliti dalam melakukan transaksi pada mesin atm

5. Harus memperkat sistem keamananya bukan hanya dari cctv saja

6. Menurut saya masih belum di butuhkan karna dari segi biaya penanaman chips tersebut sangat mahal

7. Mungkin menurut saya dengan menggunakan sistem digital bisa diberdayakan, dengan hal contoh melakukan transaksi dengan android ataupun yang lainya

Bima said...

Bima Putra Amiga
4515210017

1. skimming ini beredar dengan cepat karena sudah tersebar luas cara-cara melakukan skimming ini dan alat skimming yang dijual dengan bebas di luar sana.

2.ya, mesin atm di negeri ini sudah sangat rentan karena teknologi pada kartu atm yang sampe sekarang belum di upgrade keamanannya.

3. ya ini menjadi tanggung jawab pihak bank karena pihak bank yang menyediakan jasanya.

4. sebagai user kita harus waspada saat ingin menggunakan mesin atm dan mengganti pin atm secara rutin, dan tidak gagap teknologi

5. dalam insiden ini pihak bank harus beralih dari credit card dan debit card ke chip card

6. ya perlu, karena chip memiliki tingkat pengamanan yang jauh lebih tinggi. Teknologi ini memungkinkan kartu memiliki enkripsi yang melindungi kerahasiaan data sehingga kartu tidak dapat dipalsukan.

7. teknologi lain pada atm setau saya yang terbaru adalah chip card

Ruben Putra said...

Nama: Ruben Putra Pamungkas
NPM : 4515210070

1. Karena pengetahuan tentang teknologi berkembang dengan cepat dan harga alat skimming sangat terjangkau.

2. Banyak mesin ATM yang tanpa pengawasan dengan manusia ataupun mesin pengawas lainnya.

3. Ya, seharusnya menjadi tanggung jawab Bank dengan memperbaiki sistem pengawasannya.

4. Cara menghindarinya, user selalu waspada ketika di dalam ATM dengan menutupi ketika menulis pin, lalu hindari ATM yang terlihat sepi atau redup jauh dari pengawasan, dan daftarkan akun bank menggunakan 2 jenis otentikasi.

5. Memperbaiki sistem keamanannya.

6. Perlu

7. Dengan internet banking ataupun dengan chips

Unknown said...

Nama : Azka Zulham Amongsaufa
NPM : 4515210013

1. Menurut saya tentang fenomena tersebut kita harus lebih berhati-hati dengan kejadian seperti itu. Dengan belajar bagaimana sistem skimming ATM tersebut kita bisa menyiasati bagaimana caranya kita bisa terhindar dari perbuatan tersebut.

2. Mungkin untuk mesin tidak terlalu rentan,tp pengawasan yang kurang juga merupakan salah satu faktor mengapa skimming atm tersebut bisa terjadi.

3. Tidak, customer juga bisa salah karena lalai tidak teliti dengan apa yang ada di atm tersebut,apakah sudah aman atau tidak.

4. Yang paling kita harus ketahui untuk terhindar dari skmming atm tersebut ialah lihat situasi dari atm tersebut,pilih atm yang tidak di daerah redup dan gelap. Lalu cek juga kondisi dari atm tersebut juga,cek secara berkala juga saldo rekening atm.

5.Membuat pengawasan yang lebih ketat,contoh saja jika atm di tempat redup,buat lampu yang terang disekitar atm agar lebih aman. Cek secara berkala juga kondisi atm.

6. Menurut saya sangat perlu. Jika lebih aman kenapa tidak?

7. Saat ini untuk transaksi sangat dipermudah dengan adanya internet banking,jika kita membutuhkan cash,lebih bagus bisa langsung ke bank dengan membawa buku tabungan.

Unknown said...

Nama : Dikka Pradana Putra
NPM : 4515210023

1. Bagaimana menurut anda fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat ? 
Menurut saya semakin membanjirnya penggunaan ATM juga diikuti maraknya pembobolan ATM atau skimming. Salah satu penyebabnya, masih lemahnya sistem kemanan ATM.


2. Apakah sudah sangat rentan (vulnerable) mesin2 ATM di tanah air ini ?
Ya, dikarenakan masih lemahnya sistem keamanan ATM. Harusnya kartunya ATM diganti jenis magnetik dan chip serta nasabah mengganti nomer pin secara berkala

3. Apakah hal ini sepenuhnya menjadi tanggung-jawab pihak Bank ?
Ya dikarenakan pihak bank yang bertanggung jawab atas hilangnya uang nasabah

4. Bagaimana peranan kita sebagai user terhindar dari skimming ATM ?
Kita sebagai nasabah sebaiknya mengganti pin ATM secara berkala guna menghindari kejahatan skimming

5. Apa yang harus dilakukan oleh Bank dengan insident skimming ini ?
Bank harus lebih mengutamakan sistem keamanannya agar pelaku skimming tidak dapat membobol sistem keamanan bank tersebut

6. Perlukah mengganti kartu ATM dengan chips ?
Ya perlu dikarenakan dengan diberlakukannya penggantian kartu ATM dari magnetik ke chips akan lebih meningkatkan keamanan nasabah

7. Adakah teknologi lain untuk ATM saat ini dengan teknologi lain ?
Teknologi lain ATM yang saya ketahui adalah teknologi mesin ATM pengenalan wajah yang terdapat di China. Ada beberapa langkah untuk penarikan uang diATM tersebut yang pertama adalah pengenalan wajah selanjutnya nasabah diminta masukan id/nomer hp dan juga password untuk verifikasi.

Unknown said...

Ilham agkolita kemayotin
4515210034

1 karena beredar dengan cepat dengan informasi dari berbagai macam sumber berita seperti televisi dan internet.

2.sudah karena tingkat keamanan kurang ketat dan penempatan posisi atm yang kurang pas .

3.iya sepenuhnya tepat waktu

4. Kita perlu waspada terhadap mesin atm agrlar terhindar dari skimming. Cek kembali fisik atm .

5.semakin waspada dan security system semakin di perbaiki agar tidak terjadi insident skimming tersebut.

6. Perlu agar terhindar dari terhindarnya dari skimming

7. Menggantinnya dengan e money atau bitcoin agar terhindar dari marak bahaya skimming

Unknown said...

Nama : Muhammad Radhitya Indrpratikto
NPM : 4515210050

1. Menurut saya fenomena ini sangat berbahaya karena orang orang berfikir bank adalah tempat yang aman untuk menyimpan uang jika melalui fenomena ini masih pantaskah bank menjadi tempat penyimpanan uang yg aman? tapi jika informasi ini sangat cepat beredar sangat bagus jadi masyarakat harus lebih waspada.

2.iya masih rentan karena alat yg sudah aman seperti terdapat cctv ditempat tempat atm tapi masih saja bisa di bobol/ di skimming.

3.tentu saja sepenuhnya tanggung jawab bank.

4. untuk mencegah fenomena skimming yaitu nasabah harus berhati hati ketika bertransaksi melalui mesin atm cek terlebih dahulu mesin atm jika ada benda yang mencurigakan dan pastikan pin ada sangat aman.

5.bank harus rutin memeriksa mesin atm dari benda benda mencurigakan dan melakukkan pengawasan yang lebih ketat lagi.

6.menurut saya tentu perlu karena chips ini lebih rentan untuk di bobol atau di skimming.

7.ada yaitu mobile banking, bitcoin

Unknown said...

Nama: Rivki Maulana
NPM: 4515210067

1.Karena perkembangan teknologi yang semakin canggih tidak hanya pengamanan tapi juga pencurian data.

2.Sangat rentan karna mesinnya yang kurang terawat dan membutuhkan pengawasan.

3.Tanggung jawab kedua belah pihak sebab pengguna juga perlu berhati-hati dalam menggunakan atm dan bank perlu memberikan pengamanan.

4.Berhati hati jika menggunakan akun. Tidak sembarang membuat pin.

5.Bank perlu melindungi akun nasabah dan juga mengawasi setiap proses transaksi nasabah.

6.Sesuai dengan kebutuhan nasabah.

7.Ada misalkan mbanking dimana nasabah dapat melakukan transaksi hanya dengan menggunakan mobile tanpa perlu ke atm.

Unknown said...

1.Dengan adanya keamanan informasi yang dimiliki oleh pihak bank, dapat memungkinkan dengan mudah untuk melacak tindak kejahatan yang terjadi.

2. IYAA.. karena telah banyak berita dan kejadian skimming ATM di berbagai tempat

3. IYA.. karena pihak bank merupakan organisasi penyedia layanan jasa, jasi sudah semestinya pihak bank dapat memberikan tindakan preventif ataupun korektif dalam melayani nasabahnya agar terhindar dari tindak kejahatan

4. sebagai user/nasabah seharusnya kita juga ikut waspada dan berhati-hati dalam melakukan transaksi menggunakan ATM, dengan melakukan berbagai tindakan preventif

5. pertama, pihak bank harus membangun sistem keamanan informasi (Information Security) yang memiliki keamanan cukup tinggi untuk menghindari kejadian seperti ini
kedua, pihak bank memberikan sosialisasi terhadap masayarakat tentang kejahatan skimmming, baik sosialisasi pencegahan ataupun tindakan setelah terjadi

6. jika memamng alternatif ini bisa memmberikan keamanan informasi dengan tingkat keamaanan yang lebih tinggi kenapa tidak.

7. Menurut sepengetahuan saya tidak ada teknologi lain selain ATM sebgai alat transaksi.

Nama : Bradika Dasantra Renggawa
NPM : 4515210018

Unknown said...
This comment has been removed by the author.
Fukiii-kun said...

Nama : Rinto Sulaiman
NPM : 4515210066

1. karena kurangnya pengawasan akan kejahatan skimming ini dan penyebaran informasi yang cepat

2. rentan, karena banyaknya atm dikota besar dengan keamanan yang tinggi yang telah dibobol oleh pelaku

3. selama nasabah mematuhi policy yang ada, keamanan data adalah tanggung jawab bank karena hanya bank yang mempunyai data nasabah.

4. peran kita adalah, jika kita menemukan hal yang aneh pada atm, kita bisa melapor ke bank

5. memperbaiki pengawasan atm, dan melakukan merivikasi jika nasabah mengirimkan uang dalam jumlah besar

6. perlu

7. untuk pengiriman uang, alternative yang bisa diambil adalah dengan menggunakan paypal. untuk pembayaran dapat dilakukan dengan e-money dan gopay. untuk menerima uang, dapat menggunakan western union

Hamba Allaj said...

Nama : Marwan Harisudin
NIM : 4515210043
Mata Kuliah : Keamanan Teknologi Informasi (A)
Jawaban :
1. karena dengan mudah nya menggunakan alat tersebut untuk membobol nasabah/rekening korban
tersebut.
2. iya, karena hanya tinggal tempel saja dengan alat skimming tersebut lalu langsung
mendapatkan informasi nasabah yang ingin di bobo tersebut.
3. mau tidak mau harus tanggung jawab bank, karena mereka lah yang mempunyai semua kendali
atas masyarakat yang memiliki nasabah/rekening bank tersebut.
4. - hati hati saat menekan pin, karena bisa saja pelaku menyimpan kamera tersembunyi
- perhatikan lokasi ATM tersebut, usahakan jika ingin menarik uang tunai di ATM bank
- periksa saldo secara teratur, karena bisa saja terdapat transaksi penarikan uang tunai
yang aneh
- perhatikan kondisi ATM, pastikan slot ATM tersebut asli
5. harus segera bekerja sama dengan kepolisian setempat sekitar ATM tersebut, supaya dapat
meminimalisir pembobolan ATM tersebut dan bisa juga menaro kamera tersembunyi.
6. perlu di ganti ke chips, supaya keamanan nya lebih terjamin.
7. sejauh ini yang saya tau masih menggunakan mesin ATM, namun ingin di alihkan yang tadi
nya menggunakan pita magnetik menjadi chips supaya keamanan nya lebih terjamin.

Unknown said...

Nama : Ria Nurul Fadillah
NIM : 4515210061

1. Karena sudah ada alatnya, jadi mudah untuk membobol nasabah atau rekening para korban

2. Iya, karena sudah rentan jadi hanya tinggal menempelkan dengan alat Skimming tersebut
lalu langsung dapat dibuka

3. Ya, tanggung jawab sepunuhnya ada di pihak bank, karena mereka yang mempunyai kendali
atas rekening para nasabah tersebut

4. - Lebih hati hati saat menekan PIN
- Perhatikan lokasi ATM
- Periksa saldo rekening secara teratur
- Perhatikan kondisi ATM

5. Memperketat pengamanan, juga para nasabah lebih berhati - hati lagi ketika mengambil
uang atau melakukan transaksi apapun yang berhubungan dengan atm

6. Jika kejadian skimming makin menyebar, maka perlu diadakan pergantian menjadi chip

7. Sepertinya tidak ada lagi selain mengganti kartu ATM menggunakan kartu Chip

Sunshine said...

Nama : Fairuz Astari Devianty
NPM : 4515210025

1. Menurut saya fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat karena semakin canggihnya teknologi dan mudahnya kita dalam mendapatkan informasi, sehingga sangat mudah orang-orang untuk mempelajari cara skimming ini. Dan juga kurangnya pengawasan dari bank.

2. Iya, karena sudah banyak kasus-kasus tentang pembobolan mesin yang terjadi dan juga umur mesin yang sudah tua.

3. Iya, karena nasabah sudah mempercayakan uang dan datanya sepenuhnya kepada bank.

4. - Usahakan gunakan kartu ATM dari yang telah menggunakan Chip EMV.
- Nasabah melakukan transaksi hanya pada ATM yang lokasinya terpantau keamanannya.
- Pantau dengan seksama kondisi sekitar ruang ATM.
- Mengganti pin ATM secara berkala.

5. - Mengganti rugi uang nasabah yang hilang sepenuhnya.
- Memperketat tingkat keamanan pada mesin ATM.

6. Iya, karena agar lebih meningkatkan keamanan kartu ATM nasabah.

7. Mengakses atm menggunakan mobile banking dan internet banking.

Unknown said...

Nama : Ananda Devi Larassakti
NPM : 4515210007

1. Menurut saya fenomena tersebut beredar dgn cepat karenanya sudah berkembangnya internet, dan dihimbau kita harus lebih hati-hati dengan kejadian seperti itu dengan cara kita bisa terhindar dari perbuatan tersebut.

2. Menurut saya berbeda-beda untuk setiap mesin ATM, namun faktor terjadinya mungkin karena pengawasan yang kurang juga yang menyebabkan terjadinya skimming atm tersebut bisa terjadi.

3. Tidak, customer juga bertanggungjawab dengan hal ini karena seharusnya bisa antisipasi atau kurang teliti dengan apa yang ada di atm tersebut,apakah sudah aman atau tidak.

4. Harus lebih hati2 dengan cara antisipasi dengan mencari atm yang ramai jangan sepi. Lalu cek kondisi dari atm tersebut juga,cek secara berkala juga saldo rekening atm.

5.Membuat pengawasan yang lebih serius untuk menanggapi kasus ini karena sudah banyak korba. Jangan biarkan atm dalam keadaan redup. Cek secara berkala juga kondisi atm sangat diperlukan.

6. Perlu agar lebih aman.

7. Ada menggunakan internet banking.

Unknown said...

Nama: Diana
NPM :4515210021

1.Dijaman era digital ini penyebaran informasi sangatlah cepat baik melalui internet, televisi maupun koran, sehingga tidak menutup kemungkinan jika fenomena skimming ini beredar sangat cepat dan luas.
2.iya karena tidak semua mesin atm keamanannya terjamin apalagi ditanah air kita ini yang rata"securitynya belum begitu bagus. sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa mesin tersebut rentan untuk dihack.
3. Tidak hanya pihak bank saja yang bertanggung jawab atas kejadian skimming tersebut, kita sebagai nasabah juga harus ikut serta.
4.kita sebagai nasabah juga harus waspada dan lebih berhati hati dalam bertransaksi dan juga harus menjaga privasi data yang ada di atm kita,serta tidak lalai dan ceroboh.
5.security pada mesin atm tersebut harus diperbaiki dan ditingkat kembali agar peristiwa skimming ini tidak terulang kembali.
6.perlu sebab untuk menghindari proses pengkopian data,seperti yang diterapkan oleh bank BRI saat ini, dimana bank BRI memblokir sebagaian atm nasabah nya yang teridentifikasi skimming, kemudian mengganti kartu atm tersebut dengan chip dimana agar keamanan nya terjamin.
7.ada seperti mobile banking dan internet banking serta sms banking yang mana cara ini lebih privasi.

Unknown said...

Nama : Andi Farah Annisa
NPM : 4515210008

1. Penyebaran informasi jaman sekarang sudah canggih, maka informasi dapat diterima dengan cepat melalui media internet/sosial maupun televisi.

2. Sangat rentan, karena mesin mesin ATM di tanah air ini masih banyak yang belum memiliki tingkat keamanan yang baik.

3. Tidak, karena nasabah pun harus bertanggung jawab dalam masalah ini.

4. Dengan menjaga privasi pin sendiri dan berhati hati terhadap sekitar saat bertransaksi.

5. Memperketat keamanan ATM.

6. Perlu, untuk menghindari insident yang sebelumnya pernah terjadi.

7. Ada, internet banking atau mobile banking.

Unknown said...
This comment has been removed by the author.
Unknown said...
This comment has been removed by the author.
Unknown said...

Adinda Putri Kusuma Wardani
4515210003

1. Modus skimming yang beredar lebih cepat harus sigap diwaspadai dengan kurangnya cyber security di Indonesia dan pelaku dari skimming itu sendiri dari WNA. Semakin berkembangnya modus seperti ini, harus semakin kuat pula cyber security di Indonesia.
2. Sangat rentan dengan banyaknya mesin atm dan pengawasannya kurang ketat.
3. Ya
4. Tetap waspada dan teliti kembali sebelum menggunakan mesin atm
5. Melakukan maintenance seminggu sekali
6. Perlu.
7. Ada

Unknown said...

nama : Sabili Saputra
nim : 4515210071


1. karna banyaknya masyarakat yg menjadi korban atas skiming, dan banyak masyarakat yang menjadi khawatir akan uangnya yang tersimpan si bank.

2. di beberapa tempat sudah menjadi rentan.

3. tidak sepenuhnya tanggung-jawab bank

4. lebih berhati-hati saat menggunakan mesin atm

5. lebih memerhatikan mesin atm

6. tidak

7. sepertinya belum ada

Ridwan said...

Nama = Ridwan Romadhon
npm = 4515210063

1. karna bayak nya peran media yang mengespose berita tersebut
2. banyak sekali mesin ATM yang tidak di jaga oleh petugas sehingga banyak terjadi kejahatan di tempat tersebut tetapi ATM yang ada penjaga nya akan lebih aman .
3. tanggung jawab bang sangan penting karna kesalahan tersebut murni oleh pihak bank dan mendisain lebih canggih mesin ATM mereka untuk mendeteksi alat yg berbahaya
4. internet banking, E money

Unknown said...

Muhammad yusuf ramadhan
4515210052

1. Karena semua itu karena bisa di pelajari lewat web atau forum bebas di internet

2. Sebenarnya rentang karena ATM banyak tidak di jaga

3. Iya karena bank itu memang yang mengamankan uang kita tapi kita juga selalu waspada

4. Kita harus tetap waspada dan harus mengecek ATM yang akan kita gunakan

5. Bank harus mengecek keaman ATM setiap minggunya

6. Perlu

7. Tidak ada teknologi lain selain ATM

Unknown said...

Nama : RICHAN DIKROZIAN
Npm : 4515210062

Bismillah

1. Karena cepatnya pemberitahuan informasi melalui media masa seperti televisi , radio , dan internet

2. Iya sangat rentan sekali , karena sistem pengamanan mesin ATM sangat kurang baik dan tidak dijaga oleh keamanan seperti security apalagi mesin ATM banyak yang lokasinya ditempat yang sepi dan rawan akan kejahatan

3. Betul, hal hal yang terjadi dan berkaitan dengan ATM bank tertentu adalah tanggung jawab pihak bank akan tetapi custumer juga harus berhati-hati juga walaupun pihak bank yang bertanggung jawab

4. Custumer harus lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi, hindari tempat yang sepi dan rawan akan kejahatan seperti skimming

5. Melakukan keamanan yang lebih diperketat dan lakukan pengecekan ATM dengan rutin setiap seminggu sekali

6. Sangat perlu

7. Dengan menggunakan kartu ATM yang berisi chip atau dengan internet banking

Unknown said...

Bella Fitsolyna
4515210015
1. Saat itu diketahui jika teknik skimming dilakukan dengan cara menggunakan alat yang ditempelkan pada slot mesin ATM dengan cara kerjanya mirip cd Writer pada komputer yang mampu membaca cd berisi data kemudian menyalinnya ke CD lainnya yang masih kosong. ileh karena itu skimming dapat beredar dengan cepat

2. iya,karena lemahnya sistem dan keamanan yang terpasang di mesin ATM di Indonesia padahal seharusnya mesin ATM di Indonesia harus menggunakan operasi yang terbaru dan lebih aman

3. iya,karena pada saat nasabah sudah mempercaya menyimpan uang di bank tersebut seharusnya bang tersebut harus meningkatkan keamanan

4. lebih menjaga kerahasiaan atm

5. meningkatkan keamanan

6. perlu

7. Ada

Unknown said...

Muhammad Hisyam Zam Zawi
4515212049

1. fenomena skimming atm ini beredar sangat cepat karena pelaku mendapatkan uang nasabah lebih cepat dengan aksi
skimming tersebut. dengan menggandakan informasi(akun nasabah dan PIN) yang terdapat dalam pita magnetik(magnetic stripe) yang terdapat
pada kartu kredut maupun ATM/debit secara ilegal pelaku mampu mengendalikan rekening korban.

2. belum sangat rentan, tetapi dengan kemajuan teknologi yang begitu cepat dan Metode skimming sudah ada pada tahun 2009
pada citibank, setiap pihak bank harus mengupdate teknologi anti skimming baik di ATM.

3. jika yang terjadi pada di setiap mesin ATM, hal ini menjadi sepenuhnya tanggung jawab pihak bank. tetapi sebaiknya pihak
bank dapat memaksimalkan sosialisasi terkait informasi(skimming) gejala dan solusinya jika terjadi skimming
atau membuat beberapa software/aplikasi yang dimana dapat memberikan kemudahan
bagi setiap pengguna untuk bertransaksi.

4. peran kita sebagai pengguna/user agar terhindar dari skimming ATM yaitu dengan ketika akan menekan PIN ATM, seharusnya
menutupnya dengan tangan.selanjutnya menghindari transaksi pada ATM, karena semakin sering ke ATM, maka akan ada resiko. maka
dari itu disarankan menggunakan aplikasi mobile.

5. yang dilakukan oleh bank dengan memperbaiki terknologi pada mesin ATM atau membuat software yang dimana dapat
mendekteksi jika akun dalan nasabahnya terdapat transaksi yang menuju pada skimming.

6. untuk mengganti kartu ATM dengan chips sebenernya belum perlu menggunakan chips karena semakin majunya teknologi
makanya setiap user akan berpindah pada software yang terdapat pada aplikasi mobile.

7. belum ada teknologi lain untuk ATM, dengan belum adanya teknologi tersebut sehingga pihak bank seharusnya memperketat
keamanan yang terdapat pada mesin ATM maupun pada aplikasi mobile.

Unknown said...

Nama: Rendy Yosua Pangaribuan
NPM : 4516212053

1. Menurut saya fenomena skimming ATM bisa beredar sangat cepat saat ini, karena kurangnya keamanan terhadap fisik mesin ATM, terutama di tanah air kita ini, sehingga memungkinkan pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menyisipkan alat yang dapat digunakan untuk melakukan skimming.

2. Ya, sangat rentan. Mesin ATM yang ada di tanah air kita ini menurut saya sangat kurang keamanan, saat ini keamanan mesin ATM hanya dapat dipantau dari kamera CCTV yang berada di mesin ATM maupun yang ada di dalam booth ATM tersebut. selain itu beberapa mesin ATM saat ini sering kurang mendapatkan pengawasan sehingga sangat mudah terjadi tundak kejahatan terhadap pengguna mesin ATM baik dengan cara skimming maupun perampokan terhadap pengguna langsung di msin ATM.

3.Ya, menurut saya ini sepenuhnya tanggung jawab pihak bank. Masyarakat saat ini sebagian besar memilih melakukan penyimpanan keuangannya kepada pihak bank karena alasan keamanan, masyarakat menganggap bank merupakan tempat yang paling aman untuk mekalukan penyimpananan terhadap finansial yang ia miliki. Namun ternyata saat ini masih saja terjadi pencurian yang dapat dilakukan yang terjadi dalam rekening bank. Dengan adanya kasus seperti itu, seharusnya bank melakukan evaluasi kedepannya agar dapat memperbaharui tingkat keamanan dari uang nasabah yang disimpan di bank tersebut, sehingga dapat menaikkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bank.

4. Agar dapat terhindar dari kejahatan skimming, kita seharusnya harus berhati hati dalam memilih mesin ATM yang kita gunakan untuk melakukan transaksi, biasakan menggunakan mesin ATM yang bedampingan dengan kantor cabang bank ataupun di tempat-tempat umum yang kurang memungkinkan untuk terjadinya kejahatan skimming, seperti mall, rumah sakit, atau tempat umum lainnya.

5.Menurut saya pihak bank harus melakukan evaluasi terhadap kejahatan skimming yang sudah terjadi, dan juga menambahkan tingkat keamanan terhadap mesin ATM. pihak bank dapat menambahkan sensor alarm jika ada pihak yang tidak bertanggungjawab menyisipkan alat yang bukan merupakan bagian dari mesin seharusnya, seperti encoder yang digunakan untuk membaca kartu dan tombol atm yang digunakan untuk proses skimming. Dengan adanya alarm seperti itu maka alarm dapat mendeteksi jika terjadi penyisipan alat terhadap mesin atm tersebut, dan dapat juga teintegrasi dengan kantor bank terdekat sehingga petugas terdekat dapat melakukan pemantauan secara langsung.

6.Penggantian ATM menjadi chips menurut saya bukan solusi yang paling tepat pada masalah ini. Penambahan tingkat keamanan ATM merupakan solusi yang paling tepat dibandingkan mengganti dengan konsep chip. apalagi saat ini masyarakat sudah mulai berkembang melakukan transaksi perbankan dengan proses mobile.

7.belum ada, menurut saya teknologi keamanan ATM saat ini hanya sebatas dari kamera CCTV yang ada di mesin dan booth mesin ATM.

Erwinda Fitriani said...

Nama : Herdian Bayu Subekti
NPM : 4515210033

1. Bagaimana menurut anda fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat ?
Menurut hemat saya, fenomena skimming yang terjadi di indonesia, disebabkan oleh kurangnya perhatian dari pihak bank. contohnya adalah terdapat beberapa ATM di indonesia yang masih belum ter-integerasi oleh keamanan sistem CCTV. oleh karena itu pelaku skimming dengan mudah memasang alat skimming di ATM dan mencuri data para nasabah.
2. Apakah sudah sangat rentan (vulnerable) mesin2 ATM di tanah air ini ?
Sebenarnya sistem ATM di indonesia sudah aman. hanya saja, kartu ATM nasabah belum ter-integerasi oleh sistem Chip sehingga pelaku skimming dengan mudah meng-copy data dari nasabah.
3. Apakah hal ini sepenuhnya menjadi tanggung-jawab pihak Bank ?
Tentu, para nasabah hanya client yang menyimpan uangnya di Bank terkait. Akan hal ini (skimming) adalah salah satu celah yang dimiliki oleh bank yang disalah gunakan oleh pelaku yang tidak bertanggung jawab.
4. Bagaimana peranan kita sebagai user terhindar dari skimming ATM ?
Kita sebagai nasabah tentu seharusnya berhati-hati jika sedang memakai mesin ATM, terlebih mesin ATM yang jauh dari keramaian, tutuplah dengan tangan jika ingin memasukkan PIN di ATM dan gantilah kartu ATM di bank terkait dengan sistem Chip, karena lebih aman.
5. Apa yang harus dilakukan oleh Bank dengan insident skimming ini ?
Yang pertama, mengganti PIN para nasabah oleh pihak bank, lalu nasabah datang ke bank untuk mengganti PIN tersebut.
kedua, mengganti kartu ATM nasabah dengan sistem Chip karena sistem tersebut sudah aman dari kegiatan skimming.

6. Perlukah mengganti kartu ATM dengan chips ?
Sangat Perlu, karena dari segi keamanan, kartu yang disertai chip lebih aman, karena kartu chip lebih sulit digandakan dibanding kartu yang menggunakan magnetic stripe.
7. Adakah teknologi lain untuk ATM saat ini dengan teknologi lain ?
Mobile Banking, nasabah tidak perlu repot ke ATM untuk transfer uang, dan itu lebih safety karena bisa dilakukan dimanapun.

Rezaucheel said...

Nama : Nugrah Reza Fahlefi
Npm : 4515210055

1. Dengan adanya Internet semua sumber informasi mudah menyebar di seluruh dunia, apa lagi hal semacam ini sangat perlu sekali untuk di ketahui banyak orang.

2. Ya, dikarenakan masih lemahnya sistem ATM yang ada di dunia untuk saat ini Khususnya di Indonesia.

3. Ya tentu, dikarenakan pihak bank lah yang berhak menanggung hal tersebut, apa lagi sampai merugikan nasabahnya.

4. Kita sebagai nasabah sebaiknya mengganti pin ATM secara berkala guna menghindari kejahatan skimming dan mengecek apakah atm tersebut ada semacam alat skimming

5. Bank harus lebih memikirkan lagi sistem keamanan di setiap mesin atm, karena masih banyak sekali Mesin ATM yang belum mempunyai Pengaman kusus.

6. Ya perlu dikarenakan dengan diberlakukannya penggantian kartu ATM dari magnetik ke chips akan lebih meningkatkan keamanan nasabah dan menghindarkan Lupa Password.

7. Ada, NCR sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan mesin ATM kembali membuat terobosan baru dari mesin mereka. Bernama SelfServ 80, teknologi ini memungkinkan komunikasi dua arah, pemrosesan segala pembayaran dan lain-lain.
Jika pada umumnya mesin ATM masa kini hanya bisa digunakan untuk menarik uang. Mesin ATM masa depan buatan NCR akan dilengkapi dengan layar 19 inch touchscreen dan video confrencing.

ajidoank said...

Nama : Satrio Anggoro Aji
NPM : 4515210072

1. Seiring dengan perkembangan teknologi, penyebaran skimming semakin luas dan cepat yang memungkinkan para pelaku kejahatan untuk melakukan skimming.

2. Ya, karena banyak mesin ATM yang tidak dijaga dan kurangnya kewaspadaan pihak bank itu sendiri ditambah dengan ATM yang menggunakan magnetic stripe yang mudah untuk diskimming.

3. Ya, karena pihak bank lah yang bertanggung jawab atas semua kesalahan, kurangnya keamanan ATM karena tugas bank itu membuat nasabah nyaman dan aman dengan jasanya.

4. Hal yang harus dilakukan adalah memilih tempat untuk bertransaksi, pilih ATM yang dijaga oleh security. Kemudian penggantian pin ATM secara berkala juga upaya untuk terhindar dari skimming.

5. Pihak bank harus bertindak dengan cepat, mulai dari keamanan mesin ATM dan lokasi ATM itu sendiri. Kemudian pihak bank sebaiknya beralih menggunakan chip untuk mengurangi skimming.

6. Perlu, karena dengan digantinya magnetic ke chip memungkinkan terhindar dari skimming dan membuat para nasabah aman karena data nasabah tersimpan di dalam chip tersebut.

7. Ada, Mobile banking, Internet banking, SMS banking, dan ATM chip.

Unknown said...

Nama : Andrian Permana
NPM : 4515210010

1. Dengan cepatnya perkembangan teknologi bukan mustahil lagi segala informasi bertebaran di internet baik melalui berita portal, forum, media sosial dan lainnya.

2. iya, dikarenakan atm masih menggunakan sistem operasi Windows versi lama yang mana sudah tidak ada lagi patch yang akan memperbaharui keamanan sistem untuk pengoperasiannya.

3. Iya sepenuhnya tanggung jawab pihak bank, karena merekalah yang menyediakan atm untuk kemudahan bertransaksi.

4. bijak dalam menggunakan kartu atm, hindari menggunakan pin yang mudah ditebak. hindari transaksi yang mencurigai. dan rutin mengganti pin secaraberkala.

5. perlu adanya menggunakan kartu atm yang lebih canggih yaitu berupa chip. karena keamanannya terjamin terhindar dari double swipe. serta menggunakan sistem operasi yang terbaru.

6. perlu, karena keamanan lebih canggih dan tidak mudah double swipe atau skimming. serta menggunakan algoritma tingkat tinggi yang sulit diretas.

7. ada, pembayaran menggunakan bitcoin yang mana transaksinya di enskripsi sehingga sulit dilacak informasinya. dan pembayaran online seperti paypal, dan sejenisnya yang berbasis wallet

said...

Nama : Zekha Galih Prastyawan
NPM : 4515210081

1. Fenomena Skimming yang dapat beredar dengan cepat dapat dilihat dari berbagai perspektif, orang awam mungkin baru mengetahui fenomena ini karena banyaknya kejadian Skimming belakangan ini. Bagi pelaku, teknik skimming bukanlah hal baru, kasus ini pertama teridentifikasi tahun 2009.

2. Ya, karena kasus ini membuktikan betapa rentannya ATM-ATM yang beredar di Indonesia. Keamanaan yang kurang dan penjagaan yang nihil membuat ATM sangat rentan.

3. Tentu hal seperti ini adalah tanggung jawab pihak bank yang lalai terhadap potensi-potensi tindak kejahatan/kriminal.

4. Nasabah harus lebih berhati-hati dalam menggunakan mesin ATM, dan jika perlu mengganti pin ATM.

5. Pihak Bank harus meningkatkan keamanan mesin ATM itu sendiri dan juga mengamankan lokasi-lokasi ATM dengan penjaga.

6. Untuk saat ini mungkin tidak terlalu diperlukan, karena tidak semua nasabah mengerti tentang cara penggunaan chip sebagai pengganti kartu ATM.

7. Ada, contohnya Internet Banking, Mobile Banking, dan berbagai transaksi digital lainnya.

Unknown said...

Nama : Daniel Ardyka Fernando
NPM : 4515210020

1) Perkembangan teknologi yang sudah semakin cepat dan pesat sehingga tidak terkontrolnya infromasi yang baik maupun yang buruk
2) sudah cukup rentan, karena sistem pengawasan yang kurang, sehingga saat ini mulai bergeser yang tadinya lewat mesin atm sekarang mulai ke mesin mobile alias melalui handphone bisa bertransaksi
3) kedua belah pihak nasabah maupun bank dari pihak bank diberikan edukasi informasi kepada nasabah agar nasabah lebih menjaga dan berhati hati sesuai aturan yang diberlakukan
4) tentu saja sebagai user lebih menjaga kerahasian yang dimilikinya dan terlebih dahulu cek pada mesin atm tersebut apakah benar2 tidak ada masalah
5) mengawasi secara rutin terhadap data data dengan melakukan fitur keamanan terkini
6) sangat perlu, karena mempermudah para nasabah untuk melakukan transaksi apapun secara cepat
7) saat ini, sudah menggunakan gadget seperti m-banking, sms banking yang fokusnya kepada gadget

justgasena said...

Nama : Muhammad Ridho Bagaskara
NPM : 4515210051

1. Menurut saya tentang fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat dapat diakibatkan dari beberapa faktor, selain dari pesatnya perkembangan teknologi saat ini yang memudahkan akses untuk melakukan tindakan kriminal ini dan juga mereka mampu meluaskan sindikat sindikat mereka ke berbagai wilayah

2. Dengan munculnya kasus seperti ini di tanah air, dapat dipastikan sudah sangat rentan mesin mesin ATM di tanah air ini, bukan tidak mungkin hal seperti ini dapat terjadi lagi di masa mendatang apabila pengawasan tidak ditingkatkan

3. Ya sepenuhnya adalah tanggung jawab pihak Bank, karena nasabah sudah mempercayakan harta mereka kepada Bank yang bersangkutan, seharusnya pihak Bank lebih bisa perketat keamanan di mesin mesin ATM yang sudah beredar saat ini

4. Harus lebih waspada terhadap lingkungan sekitar ATM, pastikan bahwa tidak ada hal yang mencurigakan ketika di ATM, dan sebaiknya lagi pin ATM dirubah secara rutin agar lebih aman

5. Pihak Bank harus lebih mengetatkan pengawasan di lokasi lokasi ATM, misalnya dengan menambahkan penjaga atau satpam di setiap ATM

6. Menurut saya pribadi, mungkin belum perlu karena mungkin sebagian besar nasabah belum mengerti dan terbiasa apabila kartu ATM digantikan oleh chip, namun bukan tidak mungkin bahwa di masa yang mendatang teknologi chip ini memang butuh untuk direalisasikan

7. Jika untuk urusan transfer atau pembayaran secara digital memang sudah ada seperti m-banking, dan e-banking. Namun apabila untuk urusan tarik tunai atau setor tunai digital, sepertinya memang tak ada

Nadya P Saputri said...

1. Menurut saya beredarnya permasalahan skimming ATM dengan cepat dikarenakan faktor pesatnya perkembangan tenologi pada zaman ini, dan penyebaran informasi tentang penggunaan atau cara skimming itu sendiri yang mana sesorang khusunya masyarakat indonesia yang memiliki keingin tauan tinggi.

2. Jika di lihat dari permasalahan skimming ini ATM di indonesia dapat di katakan rentan atau masih kurang terjaga perihal keamanannya.

3. Tidak karena tidak semua kesalahan ada pada pihak bank.

4. Pengguna ATM juga dapat berhati-hati dalam penggunaanya, misalnya menghindari untuk menggunakan ATM di tempat yang redup atau sepi. Karena pelaku mudah memasang alat Skimming di tempat pengawasan yang lemah.

5. Pihak BANK selalu memantau atau mengecek saldo rekening pengguna secara teratur serta tidak lepas konfirmasi dari pengguna/nasabah

6. Perlu, karena kegunaan chips lebih unggul di segi keamanannya yang privacy

7. Menurut saya belum ada

Randy Go Blog said...

Nama : Randy Fauzan Artanta
NIM : 4515215007

1. Adanya perkembangan teknologi baik ilmu pengetahuan maupun kejahatan yang sangat dengan mudah di peroleh oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga muncul ide ide jahat yang sangat merugikan manusia saat ini seperti skimming ATM yang sedang terjadi belakangan ini
2. Sangat rentan, ATM dengan system operasi yang tidak berkembang ada kemungkinan terdapat exploit yang dapat di tembus oleh orang yang tidak bertanggung jawab, bentuk kartu ATM yang hanya mengandalkan magnetic ink sehingga dapat dengan mudah di scan informasi didalamnya dengan menggunakan alat ciptaan mereka.
3. Tanggunga jawab ada di Bank dan Nasabah juga karena ini menjaga keamanan informasi bank account kita. Bank berupaya terus menerus menjaga system keamanan dari ATM mereka dan nasabah selalu waspada dengan keadaan mesin yang tidak layak jika ada kejanggalan pada mesin ATM atau berkala mengganti PIN ATM
4. Mengganti PIN ATM secara berkala dan tidak menggunakan PIN ATM yang mudah di tebak, kemudian selalu waspada dengan kondisi ATM baik di luar maupun di dalam pastikan terdapat security yang selalu menjaga di sekitar Area ATM
5. Mengganti design kartu ATM dari menggunakan magnetic ink menjadi chip seperti Kartu kredit, selalu update system security dari Operating System baik ATM maupun di server Bank tersebut, tidak dengan mudah menyebarkan data nasabah ke mitra Bank lainya
6. Amat sangat perlu, karena magnetic sudah sangat rentan dan kemungkinan para skimmer sudah memiliki alat yang bisa menscan informasi yang ada di dalam magnetic ink character recognition itu
7. Belum ada dan belum dapat digunakan mengingat sadar teknologi di Indonesia masih sangat rendah terutama di daerah daerah kecuali pihak Bank mau bersusah payah membuat sosialisasi tentang teknologi baru selain ATM yang telah mereka kembangkan selama ini.

Unknown said...

Nama : Herdiyanto Hr
NPM : 4515215023

1.dari pesatnya perkembangan teknologi saat ini yang memudahkan akses untuk melakukan tindakan kriminal penggandaan data.

2. Iya , sangat rentan di karenakan tinggkat pengawasan yang rendah..

3.iya ini adalah tanggung jawab bank , sistem dan keaamanan bank harus memmumpuni dan bertanggung jawab atas kejahatan teknologi skimming

4.Hindari mesin ATM di tempat yang sepi, untuk meminimalisir penyalinan data karena mesin tersebut kurang pengawasan.

5. Peningkatan keaaman sistem software dan hardware di tingkat level yang tinggi yang di sertai notif pada sistem dan atm dan kartu nasabah..

6. Perlu karena memiliki tujuan utama untuk meningkatkan keamanan bertransaksi keamanan lebih canggih dan tidak mudah double swipe atau skimming.

7. Blokchain bitcoin transaksi..



Luthfianto said...

Nama: Muhammad Luthfianto Nurhafizh
NPM: 4515215004

1. Fenomena skimming beredar dengan cepat melalui internet, mulai dari berita, chating group, dan yang paling cepat adalah lewat sosial media

2. Iya, karena kurangnya pengawasan di lokasi ATM, terutama ATM yang sepi, dan OS yang di gunakan di tanah air masih belum up-to-date

3. Iya, karena seharusnya pihak bank menempatkan lokasi ATM yang strategis, dan pihak bank juga harus meningkatkan keamanan pada ATM itu sendiri

4. Mengganti PIN secara berkala, dan harus melihat lokasi ATM yang aman

5. Pihak bank harus rutin melakukan pengecekan ATM, agar tidak ada korban yang terkena skimming, dan harus meningkatkan keamanan di lokasi ATM

6. Perlu, karena data nasabah sangat penting, dan supaya reputasi bank tetep terjaga

7. Ada, teknologi ATM yang menggunakan chip, karena teknologi menggunakan chip, karena teknologi chip kartu-nya lebih sulit di copy, namun di tanah air belum sepenuhnya menggunakan teknologi ATM yang menggunakan chip

Unknown said...

‪Nama: muhammad alfasi syadili
Npm: 4515215002

1.dengan ada nya perkembangan teknologi yang sudah sangat berkembang pesat, mungkin informasi apapun dapat pula juga tersebar dengan cepat karena kemajuan teknologi tersebut.
2.menurut saya sudah sangat rentan, karena minim nya penjagaan dan pengawasan terhadap data data para nasabah.
3.mungkin sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak bank, karena pada dasarnya nasabah sudah dapat mempercayakan berbagai keamanan data maupun rekening terhadap pihak bank tersebut
4.peranan kita agar terhindar dari skiming mungkin agar lebih berhati hati dalam melakukan berbagai transaki baik di mesin atm mau di bank nya langsung.
5.pihak bank mungkin harus lebih teliti dan berhati hati dalam segi external maupun internal dalam hal keamanan berupa data maupun hal yang lain nya.
6.mungkin juga bila kejadian ini memang sudah terjadi, rasa nya memang dibutuhkan untuk mengganti kartu menjadi chips.
7.mungkin sudah cukup dengan mengganti kartu menjadi chips.‬

Unknown said...

Nama : Prasetyo Linuwih
NPM : 4515215006

1. Menurut saya,hal ini dikarenakan perkembangan teknologi yang semakin berkembang sehingga oknum-oknum tersebut terfasilitasi melakukan skimming. Disamping itu keamanan atm pun jarang sekali ditingkatkan sehingga para pelaku memiliki kesempatan untuk melakukan skimming.

2. Ya sangat rentan, meskipun setiap ATM sudah dipasangi cctv tetap saja cctv yang terpasang hanyalah proses lanjutan jika sudah terjadi dengan kata lain tidak ada pencegahan.

3. Ya, karena keamanan harta nasabah sudah dipercayakan kepada pihak bank. Seharusnya pihak bank meningkatkan keamanan di atm, karena sebagian besar transaksi dilakukan di atm.

4. Pada saat akan melakukan transaksi di atm selalu periksa sekitar jika ada yang mencurigakan laporkan ke keamanan sekitar. Setiap akan memasukan pin selalu tutup dengan tangan. Ganti password secara berkala.

5. Melakukan pemeriksaan rutin di ruangan atm, menyiapkan kartu yang sudah tertanam chips. Menjalin kerja sama dengan keamana sekitar atau memperkerjakan security/satpam di atm-atm yang berdiri sendiri.

6. Ya sangat perlu dengan tertanamnya chips di kartu membuat kartu tersebut tidak dapat diduplikasi.

7. Beberapa berita menyebutkan beberapa bank sedang melirik pembayaran menggunakan teknologi yang tertanam di smartphone,
Salah satu sumbernya : https://www.google.co.id/amp/s/mobile.nytimes.com/2017/02/13/business/dealbook/banks-look-to-cellphones-to-replace-atm-cards.amp.html

Agung Trilaksono SP said...

Nama: Agung Trilaksono SP
NPM: 4515215001

1.ATM skimming seperti pencurian identitas untuk kartu debit: Pencuri menggunakan alat elektronik tersembunyi untuk mencuri informasi pribadi yang tersimpan di kartu Anda dan mencatat nomor PIN kita untuk mengakses semua uang tunai kita. Cukup mudah di Indonesia dilakukan skimming, karena di Indonesia standard nya masih menggunakan strip magnetik pada ATM, tidak menggunakan chip. melakukan scan dan memindai serta menyimpan semua informasi pada strip magnetik dan cara ini bisa ditiru bahkan di bagi oleh oknum tak bertanggung jawab untuk membantu melakukan aksi kejahatan.

2. Menurut saya mesin ATM yang di gunakan oleh Indonesia sangat ketinggalan jaman sistem nya. Karena di luar negeri sudah menerapkan sistem chip untuk keamanan kartu ATM nya. Jadi kecil kemungkinan bisa di scan data ATM kita. Walaupun software nya sudah aman. Tapi mesin ATM nya tidak bisa dijaga dengan baik oleh pihak bank, sehingga terjadi skamming ini di Indonesia.

3. Menurut saya, ini adalah tanggung jawab bank sepenuh nya. Karena kesalahannya pada sistem keamanan kartu ATM nya. Jika kartu ATM nya menggunakan chip, skamming tidak mungkin terjadi dan tidak ada edukasi terkait menghindari skamming dari pihak bank yang bersangkutan.

4. Peran kita adalah menukarkan kartu ATM kita dengan keamanan yang lebih bagus. Yaitu menggunakan chip, bank-bank besar di Indonesia sudah bisa melakukan tukar kartu ATM yang security nya lebih baik lagi. Kalau memungkinkan kita tarik dana di tempat yang lebih aman, di sekitaran kantor cabang banj ataupun bank pusat nya yang keamanannya selalu di jaga dari sisi software maupun hardware.

5.  Setiap bank memiliki kebijakan dan prosedurnya sendiri, walaupun skamming ATM Ini adalah kejahatan yang sangat sulit untuk dicegah, saya merekomendasikan bahwa bank mengambil pendekatan berlapis untuk melindungi ATM mereka yang mencakup kamera pengintai video, sistem alarm / intrusi, dan teknologi anti-skim yang mendeteksi keberadaan perangkat asing yang ditempatkan di atas pembaca kartu ATM.

6. Menurut saya sangat penting karena sistem chip sudah termutakhir keamanannya, karena sukar di lakukan scanning pada chip, sehingga proses skamming sulit dan bahkan tidak bisa di lakukan.

7. Sekarang bank telah melihat maraknya penggunaan smartphone di kehidupan sehari-hari dan keamanannya semakin baik lagi dan lebih canggih lagi. Sehingga privasi dan data di handphone lebih ketat keamanannya. Maka dari itu mungkin kedepannya Smartphone akan menggantikan fungsi kartu ATM sebagai sarana kita untuk melakukan penarikan dana di mesin ATM.

ardi said...

Nama : ardianto tandiboro
NPM : 4517217007

1. Skimming beredar dengan cepat karna kurangnya pengawasan dari pihak bank terhadap
Mesin ATM, dan juga kemajuan teknologi informasi mempermuda para hacker saat melakukan
skimming terhadat suatu ATM/bank

2. mesin ATM di tanah air menurut saya sudah rentan terhadap skimming karna sebagian mesin
ATM di taro di pinggir jalan tanpa ada pengamanan dari piphak bank jadi sangat muda bagi
para hacker untuk beraksi

3. Hal ini jadi tanggung jawab pihak bank dan juga pihak keamanan(polisi)

4. cara agar tidak kena skimming: saat melakukan transaksi pastikan mengunakan gerai atm
yang ramai ada pihak keamananya, menutup tangan saat melakukan input PIN, jangan buang
bukti transaksi di sekitar ATM, saat ada masalah lapor ke pihak bang jangan ke orang yg
kurang kita kenal

5. Yang harus dilakukan pihak bank : memastikan setiap gerai ATM ada pihak keamananya,
Menganti kartu jadi kartu CHIP,manambah karyawan IT yang ahli
6. sangat perlu karna kartu yang sekarang sudah rentan terkena skimming

7. teknologi lain : Mobile banking tapi masih sangat banyak kekurangan seperti stor dan
tarik tunai

Unknown said...

NAMA : PONCO SUGIARTO
NPM : 45215215005


1. Bagaimana menurut anda fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat ?
Jawab : menurut saya fenomena ini beredar dengan cepat karena teknologi semakin maju yang membuat pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab mencari celah dari pesatnya perkembangan teknologi di jaman sekarang dan juga lemahnya keamanan jaringan (network security) di Perbankan di Indonesia
2. Apakah sudah sangat rentan (vulnerable) mesin2 ATM di tanah air ini ?
Jawab : kemungkinan bisa dikatakan “iya” karena seharusnya dengan terus berkembangnya teknologi di tanah air seharusnya bisa lebih ditingkatkan lagi terkait ancaman dari permasalahan-permasalahan keamanan jaringan (network security) Perbankan di Indonesia agar tetap
3. Apakah hal ini sepenuhnya menjadi tanggung-jawab pihak Bank ?
Jawab : menurut pendapat saya, benar adanya jika permasalahan ini menjadi tanggung-jawab pihak bank, karena bank secara tidak langsung telah membuat kepercayaan nasabah menjadi hilang terkait permasalahan diatas, padahal disaat mendaftar sebagai nasabah bahwa nasabah diberikan sebuah kepercayaan.
4. Bagaimana peranan kita sebagai user terhindar dari skimming ATM ?
Jawab : peran kita harus lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi disebuah atm, hindari untuk melakukan transaksi di atm yang sepi, merubah password secara berkala.
5. Apa yang harus dilakukan oleh Bank dengan insident skimming ini ?
Jawab : pihak bank harus bisa membuat keamanan yang lebih baik lagi, seperti contohnya salah satu bank sudah menanamkam sebuah chips di kartu atm milik nasabah, yang bertujuan untuk membuat lebih aman, sehingga aksi skamming tidak dapat dilakukan.
6. Perlukah mengganti kartu ATM dengan chips ?
Jawab : menurut saya, saya sangat penting karena dengan adanya chips di kartu atm dapat membuat keamanan yang lebih baik, sehingga aksi skamming tidak dapat dilakukan, namun yg kenjadi sebuah kendala yaitu dari segi pendanaan yang besar umtuk membuat sebuah kartu dengan teknologi yang tertanam sebuah chip.
7. Adakah teknologi lain untuk ATM saat ini dengan teknologi lain ?
Jawab : menurut saya ada, dengan adanya smartphone banyak teknologi-teknologi umtuk pembayaran seperti android pay.

Unknown said...

Nama: Hanna Juliana
NPM: 4517217008
1.Karena saat ini berita cepat didapat melalui social media.
2.Untuk beberapa mesin ATM kemungkinan besar sudah sangat rentan, beberapa kecurangan-kecurangan sebelumnya sudah pernah terjadi.
3.Tidak sepenuhnya, karena mesin ATM merupakan milik vendor yang bekerja sama dengan bank
4.Menghindari ATM yang sepi, kenali ciri-ciri ATM yang sudah di curangi,
5.Melakukan sosialisasi kepada nasabah untuk mengenali ciri-ciri ATM yang di curangi
6.Perlu jika ini membuat nasabah lebih memiliki kepercayaan pada bank
7.Ada, e-banking.

Mr.Joe said...

Nama : Yohanes Paulus Pical
NPM : 4517217014

1. Bagaimana menurut anda fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat ?
Jawab : menurut saya fenomena ATM skimming atau pencurian identitas untuk kartu debit, dalam hal ini Pencuri menggunakan alat elektronik tersembunyi untuk mencuri informasi pribadi yang tersimpan di kartu Anda dan mencatat nomor PIN kita untuk mengakses semua uang tunai kita. karena di Indonesia standard nya masih menggunakan strip magnetik pada ATM, tidak menggunakan chip. melakukan scan dan memindai serta menyimpan semua informasi pada strip magnetik dan cara ini bisa ditiru bahkan di bagi oleh oknum tak bertanggung jawab untuk membantu melakukan aksi kejahatan.
2. Apakah sudah sangat rentan (vulnerable) mesin2 ATM di tanah air ini ?
Jawab : Menurut saya mesin ATM yang di gunakan oleh Indonesia sudah ketinggalan jaman untuk sistemnya. Karena di luar negeri sudah menerapkan sistem chip untuk keamanan kartu ATM nya. Jadi kecil kemungkinan bisa di scan data ATM kita. Walaupun software nya sudah aman. Tapi mesin ATM nya tidak bisa dijaga dengan baik oleh pihak bank, sehingga terjadi skimming ini di Indonesia.

3. Apakah hal ini sepenuhnya menjadi tanggung-jawab pihak Bank ?
Jawab : menurut pendapat saya, permasalahan ini menjadi tanggung-jawab pihak bank, karena bank secara tidak langsung telah membuat kepercayaan nasabah menjadi hilang terkait permasalahan skimming, padahal disaat mendaftar sebagai nasabah,nasabah menaruh kepercayaan penuh pada Bank .
4. Bagaimana peranan kita sebagai user terhindar dari skimming ATM ?
Jawab : Peran kita adalah menukarkan kartu ATM kita dengan keamanan yang lebih bagus. Yaitu menggunakan chip, bank-bank besar di Indonesia sudah bisa melakukan tukar kartu ATM yang security nya lebih baik lagi. Kalau memungkinkan kita tarik dana di tempat yang lebih aman, di sekitaran kantor cabang Bank ataupun Bank pusat nya yang keamanannya selalu di jaga dari sisi software maupun hardware.

5. Apa yang harus dilakukan oleh Bank dengan insident skimming ini ?
Jawab : pihak bank harus Melakukan pemeriksaan rutin di ruangan atm, menyiapkan kartu yang sudah tertanam chips. Menjalin kerja sama dengan keamanan sekitar atau memperkerjakan security/satpam di atm-atm yang berdiri sendiri.

6. Perlukah mengganti kartu ATM dengan chips ?
Jawab : menurut saya perlu ,karena dengan adanya chips di kartu atm dapat membuat keamanan yang lebih baik, sehingga aksi skimming tidak dapat dilakukan, namun yg kenjadi sebuah kendala yaitu dari segi pendanaan yang besar untuk membuat sebuah kartu dengan teknologi yang tertanam sebuah chip.

7. Adakah teknologi lain untuk ATM saat ini dengan teknologi lain ?
Jawab : menurut saya ada, Teknologi DESlock adalah teknologi terbaru saat ini yang mungkin bisa digunakan pihak bank untuk mengamankan ATM.

Unknown said...

Nama : Aranda Winky Prasadhana
NPM : 4513210007

1. Dikarenakan perkembangan teknologi yang sangat maju sehingga informasi- informasi yang ada bisa cepat menyebar seperti melalui media sosial dll.
2. Iya. Karena beberapa atm sangat kurang penjagaannya, sehingga dapat memungkinkan pihak2 tertentu mengimprovisasi mesin atm tersebut.
3. Itu merupakan tanggung jawab pihak bank.
4. Sebagai user, pertama kita harus mengecek dengan teliti mesin atm yg akan kita gunakan, apakah ada yg terlihat aneh dari mesin tersebut atau tidak.
5. Lebih ditingkatkan pengawasan kepada mesin2 atmnya.
6. Bila kejadian skimming ini terus meningkat, maka pihak bank harus mengganti dengan chips.
7. Ada, setiap transaksi bisa kita gunakan m-banking dan e-banking.

Unknown said...

Nama: Sandriyana Kusuma Wardani
NPM: 4517217004

1. Bagaimana menurut anda fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat ?
Jawab:
Fenomena skimming yang terjadi di Indonesia disebabkan sistem keamanan perbankan Indonesia terutama untuk ATM sudah tertinggal.

2. Apakah sudah sangat rentan (vulnerable) mesin2 ATM di tanah air ini ?
Jawab:
Sudah rentan karena sistem yang digunakan di seluruh ATM sama. Akan tetapi, beberapa ATM mendapat keamanan dari faktor eksternal seperti adanya penjagaan dari satpam dan pemeliharaan yang lebih baik di beberapa tempat. Contohnya di mall, kantor cabang, dan di kantor pemerintahan.

3. Apakah hal ini sepenuhnya menjadi tanggung-jawab pihak Bank?
Jawab:
Tidak sepenuhnya karena harus ada pemangku kepentingan lain, salah satunya pembuat regulasi perbankan, yaitu pemerintah untuk membentuk suatu peraturan dalam penggunaan sistem ATM.

4. Bagaimana peranan kita sebagai user terhindar dari skimming ATM ?
Jawab:
Mengurangi frekuensi penarikan tunai dari ATM, mencari bank yang menggunakan produk kartu ATM dengan pengamanan yang lebih baik (menggunakan chips), dan menggunakan pembayaran digital.

5. Apa yang harus dilakukan oleh Bank dengan insident skimming ini ?
Jawab:
Segera meningkatkan teknologi yang digunakan pada ATM. Selain itu, melakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap mesin-mesin ATM di manapun berada.

6. Perlukah mengganti kartu ATM dengan chips ?
Jawab:
Perlu. Akan tetapi, sebaiknya mencari teknologi yang lebih mutakhir apabila sudah ada.

7. Adakah teknologi lain untuk ATM saat ini dengan teknologi lain ?
Jawab:
Terdapat teknologi lain selain magnetic stripe pada kartu ATM, yaitu chips dan NFC.

Unknown said...

Name : BILLIE HANS IGNATIUS SINUHAJI
NPM : 4517217010

1) Bagaimana menurut anda fenomena skimming ATM ini beredar dengan cepat ?
Menurut saya semakin membanjirnya penggunaan ATM juga diikuti maraknya pembobolan ATM atau skimming. Salah satu penyebabnya, masih lemahnya sistem kemanan ATM.

2) Apakah sudah sangat rentan (vulnerable) mesin2 ATM di tanah air ini ?
Ya, dikarenakan masih lemahnya sistem keamanan ATM, di negara kita Harusnya kartunya ATM diganti jenis magnetik dan chip serta nasabah mengganti nomer pin secara
berkala, kita dapat melihat di negara-negara maju di luar negeri mereka sudah menerapkan sistem chip untuk keamanan kartu ATM nya. Jadi kecil kemungkinan bisa di scan data ATM kita. Walaupun software nya sudah aman. Tapi mesin ATM nya tidak bisa dijaga dengan baik oleh pihak bank, sehingga terjadi skimming ini di Indonesia.

3) Apakah hal ini sepenuhnya menjadi tanggung-jawab pihak Bank ?
Ya, karena bank secara tidak langsung telah membuat kepercayaan nasabah menjadi hilang terkait permasalahan skimming, padahal disaat mendaftar sebagai nasabah,nasabah menaruh kepercayaan penuh pada Bank .

4) Bagaimana peranan kita sebagai user terhindar dari skimming ATM ?
Kita sebagai nasabah sebaiknya mengganti pin ATM secara berkala guna menghindari kejahatan skimming serta kita biasakan menggunakan mesin ATM yang bedampingan dengan kantor cabang bank ataupun di tempat-tempat umum yang kurang memungkinkan untuk terjadinya kejahatan skimming,

5) Apa yang harus dilakukan oleh Bank dengan insident skimming ini ?
Bank harus lebih mengutamakan sistem keamanannya agar pelaku skimming tidak dapat membobol sistem keamanan bank tersebut

6) Perlukah mengganti kartu ATM dengan chips ?
Ya,perlu dikarenakan dengan diberlakukannya penggantian kartu ATM dari magnetik ke chips akan lebih meningkatkan keamanan nasabah

7) Adakah teknologi lain untuk ATM saat ini dengan teknologi lain ?
Teknologi lain ATM yang saya ketahui adalah teknologi mesin ATM pengenalan wajah
yang terdapat di China. Ada beberapa langkah untuk penarikan uang diATM
tersebut yang pertama adalah pengenalan wajah selanjutnya nasabah
diminta masukan id/nomer hp dan juga password untuk verifikasi.

Unknown said...

Nama : Syekh R. Prabowo
NPM : 4515210075

1. Karena dengan kurangnya pengawasan dari pihak Bank terkait atau kurangnya pengawasan dari CCTV atau keamanan di sekitar ATM. Membuat penjahat mudah melakukan skimming di atm atm yang menurut penjahat kriminal itu mudah untuk melakukan skimming.

2. Sangat sangat rentan, karena ada beberapa ATM yang dijaga oleh sekelompok orang, yang mungkin saja orang orang tersebut yang melakukan skimming di ATM tersebut, dengan iming iming melakukan penjagaan pada parkiran motor.

3. Sepenuhnya tanggung jawab pihak Bank. Jika ingin menyalahkan Customer, apa yang ingin disalahkan? karena Customer saja mempercayai Pihak Bank untuk menjaga / menyimpan uangnya di Bank tersebut.

4. Lebih berhati hati dalam melakukan transaksi di ATM manapun beradaa, usahakan menggunakan atm yang terdeteksi oleh banyak CCTV di sekitar ATM, dan usahakan cari ATM pada lokasi di keramaian.

5. Lebih ketat dalam melakukan pengawasan di setiap cabang - cabang ATM.

6. Banyak sebenarnya, tapi belum terekspose.

Unknown said...

Nama: Ahmad al askary farras
NIM: 4514210006

1. Karena sekarang mudah menyebarkan lewat sosial media dan media-media lain
2. mungkin, karena jarangnya update berkala (perkembangan mesin ATM) yang berada di indonesia
3. Iya, karena mereka yang menyediakan jasa penyimpanan uang segala bentuk kerusakan dan kehilangan maka pihak bank yg bertanggung jawab
4. Perbanyak penggunaan ATM sehingga jika adanya skimming maka segera melaporkan kepihak bank
5. Meningkatkan sistem keamanannya
6. Tidak perlu sampai dilakukannya pergantian dengan chips
7. Yang saat ini banyak digunakan adalah semacam bitcoin dll

Unknown said...

nama : M Irham Hino Jaya
Nim :4517217005

1 Dikarenakan perkembangan teknologi yang sangat maju sehingga informasi- informasi yang ada bisa cepat menyebar seperti melalui media elektronik dan media cetak
2 Ya, dikarenakan masih kurangnya sistem keamanan ATM, di negara kita Harusnya kartunya ATM diganti jenis magnetik, chip serta nasabah mengganti nomer pin secara
berkala dan seharusnya ada tambahan alat seperti mouse pen untuk menScan tanda tangan untuk menambah security sistem
3 iya sepenuhnya walaupun nantinya di bantu oleh campur tangan pemerintah
4 biasakan menggunakan mesin ATM yang bedampingan dengan kantor cabang bank ataupun di tempat-tempat umum yang ramai (seperti pom bensin/tempat makan/mall)
5 lebih ketat atau meningkatkan sistem keamanannya baik dari mesin ataupun kartu ATMnya
6 perlu dan di tambah alat mouse pen( scan tanda tangan) atau scan face
7 ada tapi saya kurang tahu

Jiplund said...

Nama : Quthb Muhadzdzib Abdhu Mufadholl
NPM : 4517217012

1. Fenomena skimming sudah lama terjadi di luar negri, dan baru baru sekarang terjadi di
indonesia. karena kurang nya pengawasan dari pihak bank mengenai masalah ini.
2. mesin mesin ATM di indonesia sangat rentan di indonesia karna kurang nya pengamanan dan
pengawasan dari pihak bank.
3. Ya, masalah ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak bank karena pihak bank lah yang
lalai atas kejadian ini.
4. lebih berhati hati dalam bertransaksi ATM, usahakan transaksi di bank yang di jaga oleh
pihak kemanan atau tempat ramai.
5. pihak bank harus lebih waspada dengan segala bentuk kejahatan dan memberikan kepercayaan
terhadap nasabah.
6. ya, sangat perlu
7. ada, bisa menggunakan internet banking atau mata uang virtual lain nya.